Tuesday, September 6, 2016

PAY ATTENTION! I MOVED TO MONICADNJ.COM

Assalamualaikum...

Aku memulai blogku ini sebenarnya dari tahun 2008 dan baru aku seriusin tahun 2010. Udah 6 tahun aku ngeblog, boleh dibilang nggak banyak perubahan terjadi. Jumlah follower dan peningkatan trafik nggak terlihat signifikan. Yang ada justru stuck di situ aja. Mungkin karena aku nggak begitu "memelihara" blogku ini. Soalnya blog ini cuma hobi.

Tanpa panjang lebar, aku mau kasih tau kalau aku udah pindah alamat blog ke monicadnj.com. Intinya aku jadi punya dua blog. Kenapa akhirnya aku mutusin bikin blog lagi dengan alamat berbeda? Awalnya, aku pengen ganti alamat blog yang lebih simple dengan domain .com. Buat manfaat double, akhirnya aku direct aja blog lama ke blog baru.

Buat temen-temen yang nge-follow aku di sini, please dong follow lagi di blogku di monicadnj.com. Biar blogku rame gituuu. Hahaha... Thank you yaaa!

Sunday, August 28, 2016

Review: Beauty Story Mascara Midnight Dream Black

Assalamualaikum...

I'm not a fan of mascara. Makanya sehari-hari aku jarang pake maskara, soalnya maskara bikin bulu mata jadi berat. Apalagi kalau dipakein ke bulu mata atas dan bawah, kalau ngedipin mata suka nempel gitu, jadinya nggak nyaman deh.

Tapi belakangan ini aku sadar kalau ternyata maskara kasih efek bulu mata cettaaaarrrr membahana badaiii. Bener-bener bikin mata keliatan lebih cantik. Makanya aku mulai pakai maskara lagi. Walau rasanya tetep berat, who cares. Yang penting syantik, shayyy! Hahaha.

Karena maskaraku udah uzur umurnya, akhirnya aku mutusin beli maskara baru di tempat belanja langganan dan terpercayaku SOCIOLLA. Aku pilih maskara Beauty Story Midnight Dream Black. Aku sempet ikutan beauty class pakai produk Beauty Story di Beauty Voyage beberapa bulan lalu. Dan aku terkesan banget sama maskara Beauty Story? Kenapa? Langsung aja let's jump to the review!

Beauty Story Mascara Midnight Dream Black

PACKAGING

Mulai bahas dari kemasan dulu ya. Sesuai namanya, Midnight Dream, makanya kemasannya warna item karena berhubungan sama malem gitu kali yaa... Hahaha. Dan ciri khas produk Beauty Story adalah ada gambar bunga-bunganya. Trus dikemas dalam box berlubang. Sebenernya biasa aja, tapi menurutku cute juga kok.

Beauty Story Mascara Midnight Dream Black

BRUSH

Aku sebenernya nggak gitu ngerti perbedaan apa yang terlihat dari bentuk kuas maskara yang berbeda-beda. Kan banyak tuh maskara yang kuasnya bentuknya gendut, skinny, lengkung, dan lain sebagainya. Apapun bentuknya, intinya biar bisa kena ke seluruh helai bulu mata kannn....

Beauty Story Mascara Midnight Dream Black

Nah, Mascara Midnight Dream ini punya kuas dengan kurva berbentuk S melengkung yang diklaim biar bulu mata bener-bener dilapisi maskara. Aku sih oke-oke aja, nggak ada masalah sama bentuk kuasnya. Tapi boleh dibilang bentuknya agak nggak efektif sih, soalnya aku pakainya cuma dari ujung kuas aja. Hahaha. Shame me.

FORMULA

Maskara Beauty Story ini diklaim punya fungsi 3 in 1, yaitu volumizing, lengthening, dan curling dengan formula waterproof dan clump and smudge free.

Beauty Story Mascara Midnight Dream Black

Well, yang aku suka dari maskara ini adalah karena formulanya yang basah. NOTE THIS: aku punya tipe bulu mata yang super tipis dan straight down. Makanya aku jatuh cinta sama maskara Beauty Story karena dia bisa bikin bulu mataku jadi tebel, panjang, dan lentik tanpa gumpal. Emang beneran nggak nggumpal lho! Sikatan helaian bulu matanya tuh halus dan rapi. 

Pas dulu aku pertama kali pakai, maskara ini bisa banget melentikkan bulu mata walau aku nggak pakai eyelash curler sebelumnya. Tapi buat efek volumizing, aku nggak begitu liat hasilnya bikin bulu mataku bervolume. Mungkin karena bulu mataku tipis banget kali ya. Hahaha.

Tapi yang namanya produk pasti ada jeleknya dong ya. Walau ampuh banget bikin bulu mataku lentik naik ke atas cetar membahana, kalau udah seharian ya bulu mataku turun lagi. Efek waterproof-nya sih oke, tapi anti-straight down-nya nggak oke. Hahaha. Emang bulu mataku aja kali ya yang terlalu lurus ke bawah.

Buat urusan water dan smudge proof, emang terbukti maskara ini nggak gampang luntur dipakai seharian bahkan buat wudhu sekalipun. Meski gitu, maskaranya gampang dibersihin pakai pembersih wajah. Iya, cuma pembersih wajah, bukan makeup remover.

Dibanding maskara Maybelline, aku lebih suka Beauty Story deh. Tiap pakai maskara Maybelline, pas ngehapusnya tuh nyisa item-item di area bawah mata. Berasa rakun ya bok! Tapi kalau Beauty Story, diusap pembersih wajah aja langsung ilang dan nggak ninggalin jejak-jejak item.

PENTING: Maskara Beauty Story nggak mengandung paraben lho. Aman karena njauhin risiko bulu mata rusak dan tentunya aman buat kesehatan. Soalnya kan paraben dikenal sebagai zat kimia yang berbahaya buat kesehatan kalau dipakai dalam jangka panjang.

Eits, tunggu! Ada satu yang bikin kaget nih. Maskara Beauty Story ini ternyata ada partikel shimmer-nya lho. Wow! Aku aja baru ngeh pas lagi ngehapusnya. Diliat dengan mata telanjang tuh shimmernya nggak keliatan. Mungkin penambahan shimmer ini biar bulu mata keliatan shiny kali ya. Hahaha. Walau ber-shimmer, tapi hasilnya tetep natural di bulu mata, malah kayak nggak ada shimmernya. Which is GOOD.

Karena nggak bisa ngefoto detail hasil pemakaian maskara Beauty Story di bulu mataku, jadi aku kasih videonya aja. Semoga bisa keliatan kalau maskara ini juara banget bikin bulu mataku panjang dan lentik tanpa kesan nggumpal.

KESIMPULAN

Karena awalnya nggak suka pakai maskara, jadi aku nggak punya banyak pengalaman sama maskara (macem kayak cowok aja haha). Tapi sejauh ini, maskara Beauty Story ini adalah maskara terbagus menurutku. Sebagai brand lokal dengan harga yang lumayan terjangkau, ternyata kualitas produk Beauty Story bagus ya. Apalagi produknya nggak mengandung paraben berbahaya. Jadi makin bagus kan.

Buat yang penasaran pengen cobain Beauty Story Mascara Midnight Dream Black, kamu bisa beli secara online juga lho di SOCIOLLA. Apalagi kalau beli di SOCIOLLA, kamu bisa dapet potongan harga dengan masukin kode voucher ini.


Hope you find this review is helpful. See you soon and ciaobella~~

Thursday, August 25, 2016

Review: The BrowGal Eyebrow Pencil No.03 Chocolate

Assalamualaikum...

Kali ini aku mau review pensil alis dari Beauty Box Indonesia, The BrowGal by Tanya Crooks no.03 Chocolate. To be honest, aku udah lumayan lama nggak pake pensil alis karena brow powder-ku belum habis. Jadi, pas punya pensil alis lagi, I was so excited! Tanpa basa-basi, langsung aja ke review ya!

the browgal no.3 chocolate

PACKAGING

The BrowGal by Tanya Crooks ini punya fungsi 3 in 1. Dalam satu pensil, ada pensil alis, spooley brush, dan rautannya. Urusan format, emang agak old school sih karena masih berupa pensil yang harus diraut. Tapi jangan terkecoh sama pensilnya ya, karena ternyata kayu yang dipake itu kualitas bagus lho. Pas diraut, nggak keras dan enak banget dirautnya. Spooley brush-nya sendiri enak dipakai buat ngelembutin warna alis.

Dikemasnya dalam bentuk box! Jadi keliatan mewah ya, nggak kayak pensil alis pada umumnya yang pas dijual cuman diplastikin aja.

the browgal no.3 chocolate
the browgal no.3 chocolate

FORMULA

Formulanya lunak banget. Cuma light stroke aja udah keliatan warnanya. Jadi bisa dikontrol kapan kita mau alis yang lembut, kapan mau alis yang bold. Aku sempet coba tes apakah pensil alis ini anti-air, dan ternyata bener The BrowGal ini water resistant! Setelah aku basuh sama air dan aku gosok-gosok, warnanya nggak pudar lho. 

swatch the browgal no.3 chocolate
Swatch The BrowGal no.3 chocolate
Tapi nggak tau kenapa, pas aku wudhu, warnanya semakin lama semakin pudar. Padahal udah jelas-jelas terbukti pas digosok di tangan nggak pudar. Ada yang bisa tau kenapa? Mungkin karena dipakein di alis, dan ada rambutnya kali ya... jadi nggak begitu nempel di kulit. Hahaha...

swatch the browgal no.3 chocolate
Swatch The BrowGal no.3 chocolate
Walau agak sweat dan water resistant, warnanya gampang banget dihapus pake pembersih wajah. Jadi nggak usah digosok keras-keras, karena sekali usap aja warnanya udah keangkat.

Soal warnanya, aku suka banget sama warna chocolate ini. Soalnya keliatan natural banget di alisku. Apalagi aku nggak gitu suka sama warna alis yang hitam pekat, jadi warna cokelat ini pas banget sama look-ku yang tiap hari pake gaya ala-ala Korea gitu. Hahaha.

swatch the browgal no.3 chocolate
swatch the browgal no.3 chocolate


ABOUT THE BROWGAL

The BrowGal Eyebrow Pencil ini diformulasikan khusus sama Celebrity Brow Artist berbasis di LA, USA, Tanya Crooks. Dari profesinya aja kita udah bisa tau kalau Tanya ini ahli banget soal alis-alisan. Makanya dia bisa bikin pensil alis yang memenuhi kebutuhan tiap cewek. Bahkan dia butuh waktu 13 tahun lho buat nemuin formula pensil alis juara ini. 

The BrowGal hadir dalam 6 warna supaya warnanya bisa dipilih sesuai warna rambut masing-masing cewek. Warnanya antara lain:
01. Soft Black
02. Espresso
03. Chocolate
04. Medium Brown
05. Taupe
06. Golden Brown

How to buy:
Harga IDR 325.000

KESIMPULAN

Harga 325 ribu buat pensil alis emang rasanya agak mahal ya. Lagian, harganya juga hampir sama kayak pensil alisnya Anastasia Beverly Hills. Tapi emang kualitas The BrowGal ini bagus sih. Aku suka, tapi aku kasih bintang 4,5/5 deh, soalnya pas diaplikasiin di alis warnanya agak pudar habis wudhu.

Well, semoga review-ku membantu ya! Ciaobella~~


Friday, August 5, 2016

Review: Canmake Coloring Eyebrow

Assalamualaikum...

It's like forever nggak nulis review di blog dan kali ini aku balik sama review maskara alis Canmake Coloring Eyebrow no.03 Natural Brown. Canmake adalah brand makeup Jepang, jadi aku excited banget nyobain produk Canmake. Apalagi belakangan aku lagi tergila-gila sama Jepang karena Sailor Moon dan nonton vlog orang jalan-jalan di Tokyo. Nggak pakai babibu lagi (aku yakin kalian juga males baca panjang-panjang), jadi langsung aja jump to the review!

Canmake Coloring Eyebrow
Canmake Coloring Eyebrow

REVIEW
Nggak ada yang istimewa, kayak maskara alis kebanyakan. Warna kemasannya cokelat muda.

Soal formula, karena ini adalah maskara alis pertamaku, jadi aku nggak bisa mbandingin dengan produk sejenis lain. Sejauh ini sih, pas dipake dia waterproof, nggak bikin alis tebelku tiba-tiba jadi gundul pas wudhu atau cuci muka hahaha. Dihapus pakai pembersih wajah pun harus diteken cukup keras biar bisa hilang. Staying power-nya oke menurutku.

Canmake Coloring Eyebrow
Canmake Coloring Eyebrow

Warna no.03 Natural Brown ini (warna satu-satunya yang tersedia di Indonesia) juga cocok banget sama warna rambut alis orang Asia, which is good for us Indonesian girls. Nggak terlalu gelap dan nggak terlalu terang. PAS. Apalagi aku emang nggak suka alis yang terlalu hitam.

Yang bikin agak kaget, pas aku swatch Canmake Coloring Eyebrow ini, ada partikel shimmer-nya lho. Wow! Dan menariknya, shimmer ini sama sekali nggak keliatan pas kita aplikasiin ke alis. Super duper natural.

Canmake Coloring Eyebrow

Aku biasanya pake Coloring Eyebrow ini sebagai step kedua. Pertama aku pakai eyebrow powder dulu buat membingkai alis, setelah itu aku lapisi sama Coloring Eyebrow. Bisa dibilang, maskara alis itu semacam wax yang bikin rambut alis kita tetap stay di tempatnya. Bonusnya, maskara alis itu berwarna. Jadi, meski nggak pakai pensil alis pun, maskara alis juga bisa membingkai alis dengan sempurna. Warnanya cukup bold kok.

Kalau lagi buru-buru dan males dandan tapi pengen alisnya tetep ON, aku biasanya langsung warnain alisku pakai Coloring Eyebrow ini. Hasilnya emang nggak serapi pakai pensil alis sih, tapi at least alisnya nggak polos gundul kan...

Yang pengen cobain Canmake Coloring Eyebrow, bisa dibeli di Sociolla ya... Aku ada voucher nih. Masukin kode MONICA50, kamu bisa dapet potongan 50ribu buat belanja minimal 250ribu.


 That's the review, I hope you find it helpful. Ciaobella~~



Tuesday, May 31, 2016

Where and What Should I Tell?

Assalamualaikum...

Pernah nggak kamu ngerasain pengen cerita atau curhat tapi nggak tahu harus cerita kemana dan sama siapa? Kalau aku sih biasanya lebih nyaman cerita di media sosial. Yahh, curhat colong-colongan aja sih. Tapi ada saat dimana curhat di sosmed itu nggak aman karena takut dibaca sama yang bersangkutan. Maksudnya dibaca sama orang yang lagi kita curhatin. Nah, ini nih yang lagi aku rasain.


Nggak bisa curhat di sosmed, trus aku beralih ke blog. Tapi ujung-ujungnya ya ceritanya begini doank. Masih nggak berani buat terlalu terbuka. Intinya, aku lagi kesel dan sebel banget sama seorang temen. Tadinya sih aku enjoy aja ya temenan sama dia. Mau ngobrol apa aja, rasanya nyaman dan asik. Tapi semenjak ada orang yang bilang dia nggak suka aku dan nggak mau PHP-in aku, mendadak aku mikir. Mikir buat menjauh. Ya, soalnya orang itu bilang lebih baik aku menjauh daripada nggak ada kejelasan.

Wait. Kejelasan? Maksudnya??? Aku nggak nyangkal kalau aku sempet baper (yahh namanya juga cewek, pasti gampang baper, jadi tolong maklumin). Tapi bapernya nggak tiap saat kok. Walau baper, aku nggak ngarep apa-apa dari dia. Aku nggak ngarep dia suka aku atau gimana. Jadi, aku juga nggak ngarep adanya kejelasan hubungan karena aku sama dia pure temenan. Dan kalau temenan, apa lagi yang perlu dijelasin? Yang pasti sih, nggak bakal ada rasa lebih dari temen.

Emang sih, beberapa kali aku nunjukin tanda-tanda kayak aku suka, kayak selalu semangatin dia, kasih dia makanan, dan bahkan kasih kado ultah. Beneran deh, aku ngelakuin itu bukan karena aku suka. Tapi karena aku terharu sama kebaikannya. Jujur, dia tuh jadi orang baiiiiikkk banget. Coba bayangin, ngobrol sama aku tuh gengges banget. Orang lain mungkin udah nggak tahan kali ya ngobrol sama aku, dan mungkin aku udah diblok. Nah, sementara dia? Demi apa, dia selalu usahain bales chatku walau aku cerita paling nggak penting sekalipun. Apa lagi kata buat ndeskripsiin dia selain BAIK BANGET?


Yang ada di pikiranku pun cuma anggapan dia baik, bukan yang lansung ge'er mikir dia suka. Jadi, nggak perlu ada kejelasan kan? Tapi kenapa aku masih kemakan omongan buat njauhin dia? Atas dasar apa aku harus jauhin dia?

Dan kenapa aku ngerasa sebel dan kesel sama dia? Karena...... dia tuh nggak mau nurutin mauku. Padahal kan, seenggaknya, sekali aja gitu nurutin mauku. Toh nggak gitu ngerepotin kan. Jadi males rasanya. Tapi aku masih pengen tetep temenan sama dia, karena aku ngerasa udah klik, udah ngerasa banyak banget kesamaannya sama dia.

Duhhh lega rasanya udah cerita. Sekarang tinggal harap-harap cemas semoga dia nggak baca ini. Kayaknya sih nggak bakal baca ya, soalnya dia anaknya cuek banget. Boro-boro kepoin aku, peduli aja nggak. Ibarat kata, aku ini cuma temen sekelebat lewat. Nggak ada artinya. Hahaha. Walaupun gitu, tetep, semoga dia nggak baca ini.


Monday, May 16, 2016

Perbedaan Baper dan Jatuh Cinta

Assalamualaikum


Oke, sebelumnya aku pernah bingung bedanya baper sama jatuh cinta. Setelah mengalami dan mengamati kurva naik-turunnya hati ini, akhirnya aku bisa membedakan antara baper dan jatuh cinta. Oh iya, kalau urusan curhat colong-colongan, aku biasanya nulis di Instagram. Jadiiii, kalau ada yang mau kepo, silakan lho follow @monicadnj (wkwkwk pede banget kayak ada yang ngepoin aja).

Baper emang terkesan kayak jatuh cinta. Tapi ketika kamu baper, perasaan kamu sama dia tuh nggak menentu. Kadang kamu suka, kadang di mata kamu dia cuma temen biasa, kadang malah kayak nggak ada rasa apa-apa. Nah, kalo itu sih uda jelas baper ya, rasa sukanya cuma temporary di saat-saat dia lagi baik dan manis aja sama kamu (yang bikin kamu jadi baper, tentunya). 


Kalo jatuh cinta, well, ga jauh beda sama baper juga sih. Cuman rasa sukamu ke dia itu persistent. You love him no matter what. Dia mau lagi manis, nyebelin, atau sengak, kamu tetep suka dia. Nggak ada tuh rasa ilfil, dan kamu pengen tampil cantik terus di depan dia. The most important thing, you can't get him out of mind. Mau kamu lagi ngapain, dia selalu ada di pikiran kamu. Dan kamu bakal hepi wherever you are, senyum-senyum sendiri kayak orang bego. Hidup berasa manis banget.

Jadi udah tau kan bedanya baper dan jatuh cinta? Jangan bingung lagi. Daripada baper-baperan nggak jelas, menurut aku sih mending jatuh cinta sekalian. Nggak salah kok. Tiap orang berhak jatuh cinta. Dan nggak ada yang ngelarang kamu buat cinta sama orang :)

Sunday, May 15, 2016

Review: Cethapil Gentle Skin Cleanser + Cetaphil Moisturizing Cream

Assalamualaikum...

Yang punya kulit kering, mana suaranyaaaaah? Toss dulu yuk! Aku juga punya kulit super kering, pecah-pecah, dan mengelupas. Nah, yang bikin happy adalah karena sekarang aku udah nemuin solusi buat kulitku ini. Yup, Cetaphil sekarang jadi sahabat terbaik buat melembapkan kulit keringku. Di sini, aku pake Cetaphil Gentle Skin Cleanser dan Moisturizing Cream. Review satu-satu yuk!

cetaphil gentle skin cleanser, cetaphil moisturizing cream

CETAPHIL GENTLE SKIN CLEANSER

Sebagai penulis yang sering nulis artikel beauty, aku nggak asing sama produk satu ini. Dibahas di web luar mana-mana, Cetaphil Gentle Skin Cleanser ini selalu jadi top recommended product. Sesuai namanya, pembersih wajah ini gentle banget dan aman buat semua jenis kulit dan bahkan kulit paling sensitif sekalipun. Nggak heran lah ya kalau banyak yang bilang produk ini bagus banget.

cetaphil gentle skin cleanser review

REVIEW:

Sebagai orang yang tiap hari pake makeup (walau nggak tebel-tebel amat sih), pembersih wajah ini nggak efektif buat hapus makeup. Udah disebut di kemasannya kalau cleanser ini cuma bisa hapus light makeup. Jadi, yang namanya eyeliner atau maskara bakal susah ilang. Makanya, aku pake cleanser ini habis pake makeup remover. Tapi yang aneh, aku ngerasain sensasi perih pas pake cleanser ini di area wajahku yang biasanya kering.

cetaphil gentle skin cleanser review

Cara pake cleanser ini juga gampang, bisa pake atau tanpa air. Tapi favoritku sih pake air biar berasa lebih bersih. Tinggal usapin aja produknya ke seluruh muka sambil digosok pelan buat angkat kotoran. Teksturnya yang kayak lotion enak banget dipakenya. Bikin kulit jadi berasa halus.



Nggak ada aroma wangi-wangian. Selain nggak mengandung pewangi, cleanser ini juga nggak punya kandungan sabun, yang artinya nggak berbusa ya. Nggak mengandung lanolin juga. FYI, lanolin adalah emolien yang dibuat dari ekstrak wol hewan dan biasanya dijadikan pelembap di produk-produk skincare. Lanolin ini buat sebagian orang bisa bikin alergi. Terbukti kan kalau cleanser ini  cocok banget buat kulit sensitif?



Yang paling aku suka dari cleanser ini adalah karena dia punya pH yang seimbang, yang artinya pH-nya sama kayak pH kulit kita. Trus cleanser ini nggak bakal bikin kulit kering karena dia bisa menjaga kelembapan kulit. Asiknya lagi, aku kan tipe wajahnya gampang jerawatan, nah cleanser ini non-comedogenic, artinya nggak bakal nyumbat pori-pori. Pastinya cocok banget sama kulitku ini. YEAH!

Tes hapus waterproof makeup pake Cetaphil Gentle Skin Cleanser

Di sini aku pake maskara, eyeliner, dan lipstik

Aku usap-usapin cleanser-nya. Ternyata makeup-nya susah luntur. Kalau mau luntur, harus digosok kenceng dulu. Capek >.<

Trus aku lap pake tissue (atau kapas). Hasilnya kurang bersih kan? Jadi sebaiknya pake cleanser ini di pagi hari pas nggak pake makeup.

CETAPHIL MOISTURIZING CREAM

Udah lama banget aku pengen cobain Moisturizing Cream Cetaphil ini karena kulitku super duper kering tapi baru kesampean sekarang. Makanya seneng banget bisa pake produk ini. Nggak jauh beda kayak Gentle Skin Cleanser-nya, Moisturizing Cream juga punya kandungan yang sama. Let's jump in to the review!

cetaphil moisturizing cream

REVIEW:

Di box dan tube-nya tertulis: "Moisturizer for chronic dry, sensitive skin". Udah jelas, it's what I'm looking for!! Tau nggak sih, kulitku ini berminyak. Tapi kalau udah di udara dingin, kena AC, trus kena air langsung keriiiiiiiiiing banget. Kayak tanah sawah pas musim kemarau gitu deh. Keringnya parah banget, ampe pecah-pecah mengelupas gitu. Kalau digosok, beuhhh kulitnya langsung pada rontok. Jijik ya mbayanginnya? Hahaha.

cetaphil moisturizing cream

Tekstur pelembap ini bener-bener cream yang thick. Walau gitu, pas dipakein ke muka, langsung melt, gampang diratain, dan gampang meresap ke kulit. Selama aku pake ini sih aku nggak gitu masalah sama efek kilap kayak berminyak gitu ya, soalnya aku emang butuh fungsi yang super melembapkan.

Kayak yang udah aku bilang sebelumnya, kulitku kering parah. Waktu itu aku pake Cetaphil Moisturizing Cream ini tapi ternyata nggak membantu mencegah kulit kering lho. Dan ternyata, itu karena aku cuma pake sedikit. Besoknya aku langsung pake jumlah yang agak banyak, alhasil seharian kulitku lembap dan nggak ada sensasi kulit ketarik-tarik karena kering. Intinya sih, makenya sesuai dengan tingkat kekeringan kulit. Kalau lagi kering banget, makenya agak banyak. Jadi, kapanpun aku ngerasa kulitku kering, Moisturizing Cream ini selalu jadi senjata andalan.

cetaphil moisturizing cream
cetaphil moisturizing cream
cetaphil moisturizing cream

Karena pelembap ini cocok buat kulit sensitif, makanya pelembap ini nggak bakal bikin kulit iritasi. Dia nggak mengandung pewangi, lanolin, dan paraben. Buat si kulit berjerawat kayak aku, again, non-comedogenic. Jadi nggak usah takut pelembap ini bakal menyumbat pori-pori.

cetaphil gentle skin cleanser, cetaphil moisturizing cream
Oke, buat kamu yang bermasalah sama kulit sensitif, kering, dan (mungkin) berjerawat, aku bener-bener ngerekomendasiin produk dari Cetaphil ini. Udah direkomendasi sama dermatologist, kayaknya nggak usah ragu lagi ya pake Cetaphil ini, udah jelas aman pokoknya. Produknya bisa dibeli di Guardian, Watson, Century, dan drugstore lainnya.

Buat yang pengen lebih tahu soal Cetaphil, boleh kunjungin website dan media sosialnya ya.


Semoga review-ku ini membantu. Ciaobella~~

Saturday, May 14, 2016

Beberapa Hal yang Bikin Aku Berhasil Move On

Assalamualaikum

Kali ini aku mau share soal hal-hal apa aja yang akhirnya bikin aku sukses move on. Kenapa mau aku share? Karena amazing aja gitu lho lihat aku bisa move on. Jadi, ceritanya aku ini dulu sama sekali nggak bisa move on. Aku bahkan nggak move on selama 3 tahun! Bayangin, selama 3 tahun itu hidupku terus ngarepin dia, sedih, nangis-nangis, pokoknya gilaaaaa galaunya tiap hari shay. 

Makanya, aku bisa move on tuh berasa kayak anugerah terbesar. Hidup jadi enteng, nggak pernah lagi yang namanya sedih nggalauin dia yang bahkan nggak pernah mikirin aku. Sekarang keseharianku cuma dipenuhi sama keceriaan dan tawa dengan dikelilingi orang-orang yang sayang sama aku dan yang aku sayang.


Nggak pake lama, ini dia hal-hal yang bikin aku bisa move on:

1. Kerja.
Karena aku tiap hari kerja, aku jadi sibuk dong. Nah, karena kesibukan inilah akhirnya aku nggak ada waktu buat galau dan sedih. Selain itu, aku kerja di FIMELA, yang orang-orangnya tuh udah kayak keluarga kedua buat aku. Mereka baik, penyayang, dan kocak-kocak. Nggak ada tuh satu hari nggak ketawa ngakak di kantor. Happy deh pokoknya.

2. Cari sesuatu yang bikin ilfil sama dia
Ceritanya aku sempet kepo gitu kan. Dari kepo itu, aku nemuin fakta-fakta yang bikin aku sedih sekaligus marah dan kecewa. Udah deh, langsung ilfil maksimal. Seolah rasa sayang itu berubah jadi benci. Dih, jadi males banget sama dia. Trus aku jadi sadar kalau selama ini aku bego banget ngarepin orang yang sama sekali nggak pernah nganggep aku. Makanya, aku langsung hapus-hapusin semua sejarahku sama dia, mulai dari postingan di blog, foto-foto, sampai update-an social media yang berhubungan sama dia pun aku hapus.

3. Berteman dengan banyak orang
Lingkaran pertemananku emang nggak luas, tapi kenal banyak orang, berteman sama siapa aja, itu membantu banget buat lupain yang namanya dia yang bengis itu. Jalan-jalan sama temen asik juga kok. Nggak harus melulu jalan sama cowok kan?

4. Find a distraction
Oke, tadinya aku kehilangan banget nggak bisa ngehubungin dia. But thanks God, aku punya temen yang baik banget, yang mau jadi temen ngobrol buat aku. Rasa kehilangan itu akhirnya terisi sama kehadiran temen ngobrol yang asik.

5. Coba jalan sama cowok lain
Masih banyak cowok di luar sana yang bisa lihat aku sebagai cewek fabulous. Makanya, aku mulai coba beraniin diri buat jalan sama cowok lain. Lumayan kan? Hehehe.

6. Grow some love for someone
Di saat kita udah bisa ngelupain dia, di saat itulah kita bisa membuka diri dan hati buat cowok lain. Tau lagu Maudy Ayunda yang, "tiba-tiba cinta datang kepadaku, saat kumulai mencari cinta." Cieeee hahaha...

Percaya atau nggak, saat hati kita udah terbuka, aura kita jadi lebih terpancar. Alhasil, ada lah satu dua cowok yang deket. Kalau udah deket sama cowok, ya berarti ada kans buat suka sama dia kan? (Intinya di sini aku bilang aku lagi suka sama seorang cowok, gitu? Hahaha nggak. Cuman kasih tips aja).

Semoga pengalamanku ini membantu yaaaa buat kamu-kamu yang lagi susah move on. SEMANGAT!

Review: Vitacreme B12 Vita Blanc Lightening Beauty Creme

Assalamualaikum...

Kalau ada yang lagi pengen mencerahkan sekaligus melembapkan wajah, nah ini nih produk yang harus kamu coba, Vitacreme B12 Vita Blanc Lightening Beauty Creme asal Swiss. Aku udah coba produk ini selama beberapa minggu dan aku ngerasa cocok. Tanpa babibu lagi, langsung aja yuk bahas review-nya.

review vitacreme b12 vita blanc

PACKAGING

Vita Blanc ini adalah lightening moisturizer. Nggak kayak kebanyakan pelembap yang biasanya kemasannya dalam bentuk jar atau tube, ini malah bentuknya kayak kemasan pasta gigi. Awalnya aku kira isinya bakal mirip pasta gigi, tapi nyatanya nggak. Buat buka lubangnya, harus pake ujung runcing di bagian tutupnya. So far sih nggak gitu masalah sama kemasan, ngeluarin produknya gampang dan yang penting isinya kan. Hahaha.

review vitacreme b12 vita blanc

TEXTURE

Karena lihat kemasan kayak odol, aku kira isinya juga bakal sepekat odol. Nyatanya nggak lho. Justru teksturnya cair dan ringan. Walau judulnya creme, tapi teksturnya menurut aku kayak lotion. Warnanya pink muda.


SCENT

Strong! Pas awal-awal nyobain, kaget karena aroma wanginya kuat banget. Tapi lama-kelamaan terbiasa dan nggak gitu masalah. Buat yang punya kulit sensitif, mungkin aromanya agak mengganggu kali yaa.

REVIEW

Aku pake Vita Blanc ini baru beberapa minggu dan itupun nggak rutin tiap hari karena ada saat-saat dimana aku males pake skincare. Hahaha. Aku pake siang dan malem, hasilnya sih oke-oke aja. Karena teksturnya yang ringan dan runny, jadi gampang meresap dan nggak bikin kulit berminyak atau lengket. Biasanya aku pake tipis-tipis, hasilnya matte di wajah dan berasa kayak nggak pake. Tapi kalau pakenya agak banyak, yahh ada efek sedikit shiny sih.


Vita Blanc emang fungsinya buat mencerahkan, tapi so far aku belum lihat ada perubahan di wajahku. Aku nggak ngerasa kulit wajahku jadi cerah. Buat bekas-bekas jerawat, aku ngerasa agak pudar sih walau nggak begitu kelihatan perbedaannya. Mungkin harus lebih lama pakenya kali ya baru kelihatan hasilnya. 


Oh iya, sesuai namanya ya, Vita Blanc ini mengandung vitamin B12 buat melembapkan wajah. Nah, ini nih yang aku butuhin soalnya kulitku kalau udah kena udara dingin jadi super duper kering. Well, buat kekuatan melembapkannya, aku lihat Vita Blanc ini cukup melembapkan walau nggak bisa ngatasi kulit kering kronis. Pernah aku pake Vita Blanc di pagi hari, tapi wajahku tetap kering seharian di dalem ruangan ber-AC dan tiap habis wudhu.

PROS:
  1. Produk Swiss, which is good
  2. Mengandung vitamin B12, makanya pede banget dijadiin nama brand-nya hahaha
  3. Teskturnya ringan, runny, dan mudah meresap
  4. Harganya terjangkau, Rp 269.900 di Sociolla
  5. Cukup melembapkan
  6. Nggak bikin wajah greasy atau lengket
CONS:
  1. Buat si pemilik kulit kering kronis yang sampe retak dan pecah-pecah, produk ini kurang membantu.
  2. Wanginya strong, yang cukup mengganggu buat sebagian orang
Buat yang pengen cobain Vitacreme B12 Lightening Beauty Creme ini, kamu bisa beli di Sociolla ya. Biar makin hemat, kamu bisa pake voucher belanja dari aku ya. Masukin aja kode MONICA50 pas check out buat potongan 50ribu.


Oh iya, Vitacreme B12 juga punya sunscreen-nya lho. Aku udah pernah review Day Cream Sun Protection di sini.

Oke deh, semoga review-ku membantu ya. Ciaobella~~

Sunday, April 24, 2016

Review + Swatches: MAKEOVER Lip Color Palette Poprock Peach

Assalamualaikum...

Langsung aja ya. Kali ini aku mau review MAKEOVER Lip Color Palette in Poprock Peach.


REVIEW:

Palet lipstik ini terdiri dari 5 warna yang empat di antaranya adalah shade nude dan satunya warna merah. Di dalem palet udah ada lip brush dan kaca, jadi produk ini handy banget buat yang nggak mau bawa banyak lipstik kalau pergi-pergi.


Well, palet lipstik ini nggak gampang meleleh atau lembek. Jadi pas kuasnya ngambil si lipstik, jatohnya agak padet dan nggak gampang berlobang. Awalnya, aku agak nggak suka sama kuasnya karena seolah bentuknya runcing dan kecil jadi susah diaplikasiin ke bibir. Tapi ternyata kalau ditekan, kuasnya jadi flat juga. Hahaha. Kuas yang flat menurut aku jadi lebih gampang dipakenya.


Tekstur tiap warna lipstik beda-beda ya kalo menurutku. Walo gitu, palet lipstik ini lebih ke arah buttery ya, jadi klimis-klimis kayak lip balm gitu. Jujur aku nggak suka sih sama formulanya karena di bibir nggak enak. Lembek-lembek lengket gimanaaaaa gitu. Mungkin karena aku lebih suka lipstik hasil matte kali ya. 

Walo sehari-hari aku juga pake lipstik dengan hasil agak glossy, tetep aja aku nggak suka formula dan tekstur lip palette MAKEOVER ini. Trus warnanya nggak buildable. Lipstiknya susah banget settle di bibir pas dipulasin pake brush. Aroma lipstiknya kayak aroma cookies gitu. Cukup yummy sih hahaha.

SWATCHES:

Left to right: CL 10, US 11, US 13, US 12, US 07
Lima warna yang ada di lip palette ini antara lain CL 10 (soft beige/nude), US 11 (nude brown), US 13 (rosy nude/pinkish nude), US 12 (nude), dan US 07 (red). Antara CL 10 dan US 12 sebenernya nggak jauh beda sih. Bedanya adalah formulanya. US 11 dan US 12 itu agak sheer ya, jadi nggak begitu kentara warnanya. Tiga sisa warnanya lebih creamy/buttery dan pigmented. Sejauh ini, aku paling suka warna US 13 karena keliatan natural di bibir tapi kasih sentuhan rosy yang lembut.



PROS:
1. Ada lima warna, lumayan lah buat gonta-ganti warna lipstik atau mainan gradasi warna.
2. Ada kuas dan cermin.
3. Ringan banget kemasannya, enak buat dibawa traveling atau sekadar dimasukin ke makeup pouch buat touch up.
4. Harganya affordable banget which is 125.000 rupiah.

CONS:
1. Aku nggak suka formula dan hasil akhirnya yang lembek-lembek lengket di bibir, bikin bibir kayak beraaaat banget.
2. Range warnanya nggak mencolok, empat dari lima warna keliatan kayak sama semua.
3. Lipstiknya nggak buildable di bibir, nggak gampang settle.
4. Nggak tahan lama dan gampang banget nempel kemana-mana.

Ini review berdasarkan pendapat aku sendiri ya. Tiap orang punya seleranya masing-masing. Di sini sih aku nggak begitu impressed sama palet ini. Tapi mungkin kamu suka palet ini karena emang sesuai sama selera kamu..


Well, buat yang penasaran pengen cobain MAKEOVER Lip Color Palette ini, kamu bisa beli di Sociolla ya. Selain Poprock Peach, ada varian warna lainnya juga. Good news, kalo kamu belanja minimal 200ribu, kamu bisa dapet potongan 50ribu dengan masukin kode voucher MONICA50 pas check out. 

Oke deh, semoga review-ku ini membantu ya. Ciaobella~~
 

♔ Pretty Petite Copyright © 2011 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by New Baby Shop